Sabtu, 31 Oktober 2015
Tanah Subur
Kala surya muncul menebar cahaya
Udara kebaikan dengan wajah bahagia
Disambut tarian burung kicauan senada
Senyuman daun hiasi irama pedal sepeda
Cacing bercanda di arena bawah damai
Berteman akar mengharap buah tergapai
Gumpalan hitam ini cukup tak perlu ramai
Terus gapai kehangatan hingga sampai
Anak ayam mengadu pada induknya
Karena ada diktator oligarki dan kuasa
Hanya tentang pangan dan kertas berharga
Bukankah setiap makhluk ada jatahnya
Biarkan air mengalir menemani ikan
Menebar cinta menyejukkan kegersangan
Membasmi penjilat yang duduk arogan
Menyegarkan setiap langkah kebenaran
Milyaran satwa kecil sampai tak terukur
Awasi dan lindungi agar mereka makmur
Jangan diam apalagi menjajah teratur
Membenci diam diam membunuh mundur
Sabang sampai merauke kaya eksotis
Membekas luka hingga merdeka dirintis
Tak terhitung tumpahan darah dan tangis
Senjatanya kesatuan sampai tenaga habis
Bila senja tenggelam di barat kedamaian
Ku titipkan salam untuk pahlawan
Bantu kami menjaga tanah ibu pertiwi
Dari keangkuhan yang tak tau diri
01 11 2015
#SajakPrek
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar